GELIAT KOMUNITAS UBRUG KOTA CILEGON

ILOVECILEGON.CO - Salah satu pengisi acara dalam kegiatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIII, adalah Sanggar Seni Jemede yang bermarkas di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Dalam kesempatan tersebut, komunitas yang berdiri sejak 2013 lalu, menampilkan pementasan ubrug yang merupakan seni tradisional di Banten. 

 Geliat ubrug yang semula hilang dari peredaran, kini mulai ramai kembali. Tercatat, sejak awal tahun 2004 beberapa komunitas muncul dengan beberapa nama seperti Ubrug Komunitas Teater Wonk Kite, Ubrug Kubang Lesung, Ubrug Kelelet, Ubrug Kelungsu, Ubrug Griye Seni dan masih banyak lagi. 

Dalam hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Seni Budaya pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cilegon, Heni Anita Susila mengatakan kesenian ubrug merupakan kesenian tradisional Banten yang dalam hal ini perlu dijaga dan dilestarikan. Untuk itu pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk mensosialisasikan hal tersebut. "Ubrug ini merupakan kesenian tradisional di Banten. 

Dalam perjalanannya melalui berbagai upaya kita terus melakukan berbagai macam sosialisasi salah satunya dengan membawa ubrug yang ada untuk tampil disetiap agenda-agenda kedinasan baik di Kota Cilegon bahkan dalam agenda setingkat Nasional dan Provinsi kita sering mengajak teman-teman ubrug untuk tampil," ujarnya, Selasa (23/08/2016). 

Heni menambahkan, ubrug sendiri merupakan media alternatif untuk penyampaianata dengan dibentuknya sanggar jemede, dengan sendirinya mereka bisa menampilkan kesenian ubrug dan ini merupakan pertama kalinya bagi mereka. Para pemain merupakan ibu rumah tangga yang kesehariannya ada yang hanya sebatas mengurusi anak dan suami, ada juga peternak bebek dan juga pedagang. Sanggar jemede sendiri berdiri sejak 2013 yang lalu dan bukan hanya ubrug saja tetapi juga banyak kesenian lain yang ditampilkan disanggar jemede," ucapnya kepada ilovecilegon.co | Rizal 



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama